Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Segala puji bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kita berlindung kepada Allah dari segala kejelekan dan keburukan amal perbuatan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh-Nya, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.
Sebagai manusia, kita tentu ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat. Rasulullah SAW telah memberikan pedoman dalam haditsnya bahwa manusia terbaik adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Oleh karena itu, kami bertekad untuk terus berkarya demi kemaslahatan umat.
Sejarah dan Latar Belakang RQHI
Saat ini, kami mengembangkan sebuah konsultan dalam bidang mental dan spiritual dengan brand Quranic Healing Indonesia (QHI). Lembaga ini bergerak di bidang rehabilitasi gangguan jiwa, penyalahgunaan narkoba, serta memberikan layanan konseling rumah tangga dan kesehatan jiwa berbasis syariat Islam. Kami juga mengadakan pelatihan ruqyah syar’iyyah, pengobatan jasmani dan rohani sesuai sunnah, serta seminar bahaya narkoba dan metode terapi mandiri.
Dari perjuangan ini, lahirlah gagasan untuk mendirikan Pondok Pesantren Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia (RQHI) yang berlokasi di Jalan pesantren, Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujungbatu, Provinsi Riau. Ini akan menjadi pusat rehabilitasi pertama di Riau yang menitikberatkan pada pendidikan spiritual keagamaan.
Namun, karena keterbatasan fasilitas, kami sementara waktu menampung santri di rumah pribadi di Desa Rimbo Makmur, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam. Dengan fasilitas yang sangat terbatas, kami hanya bisa menampung tiga santri dalam satu waktu. Seiring meningkatnya permintaan rehabilitasi, tantangan pun semakin besar. Pernah terjadi insiden di mana santri yang temperamental merusak tempat pemondokan darurat yang berbahan kayu. Dengan berat hati, kami harus menutup pemondokan sementara tersebut.
Subhanallah, meskipun banyak kendala, kami terus berikhtiar. Permintaan rehabilitasi terus berdatangan, dan 80% santri yang pernah dirawat mengalami kesembuhan. Ini semakin menguatkan tekad kami untuk mendirikan pondok pesantren rehabilitasi yang layak.
Inspirasi dan Motivasi
Ada banyak peristiwa yang semakin mengokohkan keyakinan kami dalam perjuangan ini. Salah satunya adalah kejadian saat saya merasa lelah dan hampir menyerah. Suatu hari, di sebuah rumah makan, tiba-tiba seorang anak kecil berpakaian lusuh datang menghampiri saya, menggenggam tangan saya sambil berteriak, “Ustadz! Ustadz! Saya ikut ustadz!” Saya terkejut karena saat itu saya tidak mengenakan peci dan hanya berpakaian biasa.
Peristiwa ini membuat saya merenung. Saya yakin bahwa Allah SWT sedang mengirimkan pesan agar saya tetap berjuang di jalan ini. Tak lama setelah itu, berbagai kejadian serupa terus berdatangan: orang dengan gangguan jiwa yang curhat tiba-tiba, pecandu narkoba yang datang untuk direhabilitasi, hingga berbagai tantangan fisik seperti ditampar oleh orang dengan gangguan jiwa atau dikejar-kejar santri yang mengalami halusinasi. Semua ini menjadi ujian sekaligus penguat langkah kami untuk terus melangkah.
Kondisi Krisis dan Pentingnya Rehabilitasi
Fenomena gangguan jiwa dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan:
- Di Ponorogo, 109 orang hidup dalam pasungan akibat gangguan jiwa.
- Di Riau, hingga September, tercatat 8.870 penderita gangguan jiwa.
- Di Indonesia, terdapat lebih dari 4,9 juta pengguna narkoba, dan hanya 18.000 di antaranya yang mendapatkan terapi rehabilitasi.
Belum lagi masalah gangguan jin dan sihir yang membuat banyak masyarakat tersesat hingga pergi ke dukun dan paranormal.
Melihat kondisi ini, saya semakin yakin bahwa mendirikan Pondok Pesantren Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia adalah sebuah kebutuhan mendesak untuk membantu menyelamatkan generasi bangsa dari kehancuran.
Berdirinya Pondok Pesantren RQHI
Setelah pencarian panjang, akhirnya pada 1 Januari 2016, Pondok Pesantren RQHI resmi beroperasi di Jalan Jenderal Sudirman, belakang TK Al-Hidayah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Dalam dua bulan pertama, 12 santri telah bergabung, dan 3 di antaranya dinyatakan sembuh total. Mayoritas santri di sini adalah mereka yang telah berkali-kali keluar-masuk rumah sakit jiwa.
Kami berharap kehadiran RQHI dapat menjadi solusi terbaik bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi badai narkotika dan meningkatnya jumlah penderita gangguan mental.
Program-Program RQHI
- Rehabilitasi korban narkoba
- Penanganan gangguan kejiwaan (stres, depresi, skizofrenia, gangguan jin, dan sihir)
- Pembinaan dan pembentukan karakter remaja
- Konseling rumah tangga dan sosial
- Pengobatan fisik dan non-fisik berbasis syariat
Profil Pendiri
Nama saya M. Andi Sidomulyo Ikhlas, lahir di Tandun, Riau, 2 Februari 1986. Saya menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Ulum Tandun, lalu melanjutkan ke HM Lirboyo Tribakti Kediri, Jawa Timur. Saat ini, saya fokus dalam pengembangan mental dan spiritual serta memiliki berbagai sertifikasi nasional dalam bidang bisnis, kesehatan, bela diri, dan terapi spiritual.
Bagi yang ingin berkonsultasi atau bersilaturahmi, silakan hubungi saya:
Alamat: Jl. pesantren RT/RW 07/03, Desa Pematang Tebih, Kota Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28554, Indonesia
📞 Telepon: 0853-5599-1986
🌍 Website: www.pondokrehabilitasi.com
📌 Facebook Page: Pusat Rehabilitasi Narkoba
📌 Facebook: Pondok RehabilitasiSeruan Jihad Melawan Narkoba!
Mari kita bersatu melawan narkoba! Kita sinergikan tenaga, pikiran, dan waktu untuk menyelamatkan generasi bangsa. Jika generasi kita lumpuh karena narkoba, maka bangsa ini akan hancur.
WAHAI ANAK NEGERI, BANGKITLAH! SIAPA LAGI JIKA BUKAN KITA? KAPAN LAGI JIKA BUKAN SEKARANG? KITA BERJIHAD MELAWAN NARKOBA!