13164347_633902140111109_2540073960298232361_nYAYASAN PONDOK PESANTREN REHABILITASI

Qur’anic Healing Indonesia

 

NOMOR YPPRQHI AHU-0042652.AH.01.12 TAHUN 2016

Alamat : Lingkungan Harapan RT. 002 RW. 011 Kel.Ujungbatu

Kec. Ujungbatu Kab. Rokan Hulu Call Centre : 0853 5599 1986

website : www.pondokrehabilitasi.com/

 

 

Assalamu’alaikum. Wr.Wb.

bismillahir-Rahmanir-Rahim
Segala puji bagi Allah, kami memujiNya, memohon pertolongan dan ampunanNya. Kita berlindung kepada Allah dari seluruh kejelekan dan keburukan amal-amal kami. Siapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang sanggup menyesatkannya dan siapa yang disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang sanggup menyesatkannya. Saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya. Amma ba’du :

Sebagai manusia kita tentu ingin menjadi manusia yang baik bahkan yang terterbaik. Namun harus kita sadari bahwa menjadi orang yang baik apalagi yang terbaik tidak bisa terwujud begitu saja, kecuali dengan usaha. Oleh karena itu, setiap orang harus berupaya semaksimal mungkin agar dirinya menjadi manusia yang terbaik dalam pandangan Allah dan Rasul-Nya. Karena itu, di dalam hadits Nabi Muhammad Saw, disebutkan beberapa hal yang harus kita miliki dan kita lakukan agar kita tergolong manusia yang terbaik.

“Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain” H.R. Bukhari

Hadist ini memberikan amunisi sebagai motivasi untuk lebih bermanfaat untuk orang lain, untuk itu’’ saya punya motto”Bahagia itu ketika kita membahagiakan orang lain.

Tidak ada Kata Terlambat untuk Berbuat baik dan Untuk Memulai Sesuatu…Terus Berkaryalah untuk kemaslahatan Umat..

Biografi  Pondok pesantren rehabilitasi qhi

Saat ini kami bergerak di pengembangan mental dan spiritual Dengan Brand Quranic healing indonesia.salah satu untuk membantu mengurangi angka ganguan jiwa dan narkoba juga memberikan konseling rumah tangga secara syar’i,mengadakan pelatihan pelatihan ruqyah syarriyah ,pengobatan jasmani dan rohani secara syarri,juga seminar bahaya narkoba sekaligus bagaimana cara terapi mandiri untuk penyembuhan gangguan narkoba. saat ini dari perjuangan kami adalah menglola pondok pesantren Rehabilitasi Quranic Healing.yang akan jadi pusat Rehabilitasi pertama untuk di Prov riau dengan mengedepankan pendidikan Spritual keagamaan berbasis Pesantren.

 

  1. LANDASAN

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

“Kami turunkan dari Al-Qur’an ini, yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang yang mukmin.”(Al Israa’:82)

قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ

“….Katakanlah Muhammad,”Bagi segenap orang-orang yang beriman Al-Qur’an menjadi petunjuk dan juga obat.”(QS.Fushshilat:44).

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS. An-Nisaa’ ayat 9)

“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah segala amalannya, kecuali dari tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat atau anak shaleh yang mendoakannya”. [HR. Muslim, Abu Dawud dan Nasa’i.

 

LATAR BELAKANG

Niat mulia kami membuka pusat rehabilitasi Quranic healing Indonesia untuk pertama kalinya di Rokan Hulu Riau diangkat dari keprihatinan kami akan banyaknya penderita pecandu narkoba, para penderita gangguan mental termasuk di indonesia ini.

Contoh kecilnya

Buwas: Pengguna Narkoba di Indonesia Meningkat hingga 5,9 Juta Orang. KOMPAS.com Jumlah pengguna narkoba di Indonesia hingga November 2015 mencapai 5,9 juta orang. Hal tersebut disampaikan Komjen Pol Budi Waseso Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) saat berkunjung di Pondok Pesantren Blok Agung Banyuwangi Senin (11/1/2016).

“Indonesia sudah darurat bahaya narkoba dan hal itu sudah disampaikan oleh presiden. Sebelumnya pada bulan juni 205 tercatat 4,2 juta dan pada November meningkat signifikan hingga 5,9 juta,” ujarnya.

(http://regional.kompas.com/read/2016/01/11/14313191/Buwas.Pengguna.Narkoba.di.Indonesia.Meningkat.hingga.5.9.Juta.Orang)

Presiden Jokowi: Setiap hari 50 orang mati karena Narkoba Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia saat ini tengah berada dalam situasi darurat narkoba. Menurut dia, hampir 50 orang mati setiap hari karena narkoba.

“Bayangkan, setiap hari ada 50 generasi bangsa meninggal karena narkoba. Dalam setahun sekitar 18 ribu orang meninggal,” ujarnya dalam sambutan dalam Rapat Koordinasi Nasional Gerakan Nasional Penanganan Ancaman Narkoba dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Februari 2015. (http://indonesia.ucanews.com/2015/02/05/presiden-jokowi-setiap-hari-50-orang-mati-karena-narkoba/)

Pengguna Narkoba di Indonesia Terus Meningkat Setiap Tahun WARTA KOTA, TANGERANG – Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta mengakui bahwa Indonesia memang menjadi salah satu pasar narkoba besar. Konsumennya pun meningkatsetiap tahunnya. “Pada tahun 2015 lalu, pengguna narkoba di Indonesia tercatat ada sebanyak 5,8 juta jiwa. Banyaknya pengguna narkoba juga dibarengi dengan maraknya upaya penyelundupan narkoba dari luar negeri, ” kata Kepala Bidang Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Dadan Farid dalam gelar perkara pada Senin (11/4).

(http://wartakota.tribunnews.com/2016/04/11/pengguna-narkoba-di-indonesia-terus-meningkat-setiap-tahun) Dengan melihat data dan kejadian di lapangan inilah yang mendorong kami mengembangkan Pusat Pondok pesantren rehabilitasi quranic healing indonesia

Mudah-mudahan segala amal usaha yang kita lakukan mendapat ridha dari Allah dan petunjukNya. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah, keluarga, para shahabat dan orang-orang yang mengikutinya dengan baik hingga hari Kiamat.

 

Mengenal lebih dekat dengan Pondok Pesantren Rehabilitasi Quranic Healing Indonesia

Sebagian orang mungkin akan bergidik ngeri bila mendengar atau mungkin memasuki tempat yang bernama “Rehabilitasi”,mungkin saja yang akan terlintas dalam pikiran mereka adalah tempatnya anak-anak nakal. Tapi, sebenarnyatempat rehabilitasi bukan lah tempat yang seharusnya banyak orang atau terlebih lagi para pecandu takuti.

Tempat rehabilitasi adalah tempat pengobatan karena disinilah tempat dimana para pecandu NARKOBA dapat diobati dan disembuhkan dari kecanduan barang terlarang tersebut. Banyak tempat untuk dapat merehabilitasi seorang pecandu dari mulai tempat rehabilitasi yang dibuat oleh pemerintah hingga tempat rehabilitasi yang yang didirikan oleh mantan para pecandu.Tapi tahukah kalian ?, bahwa ada tempat dimana para pecandu tidak hanya mendapatkan pengobatan tapi juga tempat dimana para pecandu dapat bertaubat dan mempelajari ilmu agama secara mendalam. Sekarang sudah banyak Pondok Pesantren yang didirikan khusus untuk merehabilitasi para pecandu narkoba.

Salah satunya adalah Pondok Pesantren Rehabilitasi Quranic Healing indonesi di Ujung batu Rokan Hulu Di Riau, Sumatra. Dengan menggunakan metode yang disebut dengan “Quranic Healing Tecnique” ini. Dengan menggunakan metode ini secara rutin tidak hanya sembuh dari kecanduan narkoba tapi juga merasakan ketenangan, ketentraman dan kedamaian hati karena mereka dapat kembali lagi ke jalan Allah yang lurus dan benar.

Metode “Quranic Healing Tecnique” ini berupa : Ruqyah Syariyah,Hijamah dan Taqiyatun Naf/Pembersihan jiwa, Santri diwajibkan ikut Program Mengaji di mulai dari Pkl 10.00 sampai 14.00 Wib.Lalu di Lanjutkan Ba,da Asar Sampai Pkl 17.30 dan Magrip sampai Pkl 21.00 wib. Selain mengikuti program Wajib Mengaji Santri Rehabilitasi wajib Shalat lima waktu berjamaah.Santri juga di bekali dengan Training mental dan spritul dari Ruqyah mandiri dan Rutin untuk selalu berdzikir mengingat Allah SWT dan disertai dengan ibadah-ibadah Sunah lainnya. Metode ini dilakukan setiap hari hingga para santri yang awalnya terpaksa melakukannya sekarang dapat terbiasa dengan cara yang setiap hari mereka lakukan.

Metode ini telah terbukti dengan keberhasilannya yang tinggi.Tidak hanya kebiasaan para pecandu yang harus diobati tapi juga hati yang harus diobati agar tetap terus mengingat Allah dan tidak melenceng lagi dari jalanNya yang lurus lagi benar. Berdiri nya Pondok pesantren Rehabilitasi Qhi Tidak terlepas dari keprihatinan Akan Tinggi nya Angka gangguan jiwa dan narkoba Yang tidak tertangani dengan baik Dengan hadir nya Pondok pesantren rehabilitasi QHI yang memiliki ke khasan mengedepankan pengobatan THIBUN NABAWI ( HERBAL, BEKAM, RUQYAH & DAKWAH TAUHID) untuk membantu meringankan dan mengobati beragam penyakit kejiwaan dan narkoba semoga dapat membantu meringankan beban Umat di negri tercinta ini.

beberapa Program yang ada di Pondok adalah

  1. Pengobatan dan Rehabilitasi korban-korban narkoba
  2. Masalah Gangguan Kejiwaan/Mental ( stress, Depresi, kegilaan, sihir, dll )
  3. Kenakalan Remaja
  4. Konsultasi Masalah Sosial dan Kemasyarakatan
  5. Konsultasi & Pengobatan Masalah-masalah Fisik dan Non Fisik
  6. Mencetak praktisi-praktisi ruqiyyah syar’iyyah bertauhid dengan tehnik penyembuhan Qurani dan pendekatan Rehab Hati, menggali lebih dalam seni dan pendayagunaan energy Al Qur’an dan Do’a.
  7. Merehab pemahaman atau perspective seorang muslim, mengarahkan kembali orientasi hidup ke Akhirat, melembut kan hati nya dan kemudian di sehatkan dengan metode Quranic Healing.
  8. Mengenalkan kembali Al Quran sebagai kitab suci umat Islam dan Mu’jizatNabi Muhammad SAW yang bias kita manfaatkan langsung untuk menyembuhkan berbagai penyakit. F. MOTTO MEMBENTUK GENERASI BERTAUHID,BEBAS NARKOBA, CERDAS YANG BERAQIDAH SHAHIHAH DAN BERAKHLAQ KARIMAH.

 

TAHAPAN PROGRAM REHABILITASI

  1. Tahap Awal Rehabilitasi
  • Pemulihan Kesehatan Fisik

Dalam rangka pemulihan mental spiritual dari korban Narkoba, pembinaan yang bersifat religius lebih diutamakan. Upaya pemulihan yang dilakukan di pondok selain pengobatan     medis, juga pembinaan keagamaan. Untuk pendekatan medis berhubungan dengan tenaga medis seperti dokter, psikiater, dokter spesialis dan paramedic.

  • Tahapan Pengenalan Diri

Dalam tahapan ini, pasien dikenalkan kepada berbagai persoalan dan permasalahan yang masih bersifat umum, menyangkut hal-hal yang penting. Jika pasien lebih dari satu orang atau kolektif dikenal dengan metode ceramah yang saling berkomunikasi dalam pembinaan kelompok (group guidance). Pembahasan mulai dari persoalan gangguan stress kejiwaan, mental, sosial, agama serta sebab terjerumusnya seseorang ke dalam lingkaran Narkoba, sampai dengan cara menanggulangi/terapi terhadap orang-orang yang terkena obat-obat terlarang.

  • Tahapan Penyadaran Diri/ Taqiyatun Naf/Pembersihan jiwa

Tahapan ini merupakan tahapan paling penting dan paling utama dalam proses rehabilitasi di Pondok Pesantren Rehabilitasi Quranic Healing indonesi. Ini merupakan proses penyadaran diri dengan mengungkapkan masa- masa kesalahan yang lalu, sehingga membekas dalam jiwa dan pikiran yang direfleksikan dengan keluarnya air mata dan menangis sebagai pertanda dari penyesalan diri yang sangat mendalam. Hingga timbulah taubatan nasuha.

 

 

  1. Tahap Rehabilitasi Mental
  • Konsultasi

Sebelum pasien dipondokkan, mereka harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan pembimbing. Dengan konsultasi secara pribadi ini para penderita/korban dan calon pasien langsung mendapat nasehat dan pemecahan masalah mengenai permasalahan pribadinya. Salah satu tujuan konsultasi adalah untuk mengetahui apakah pasien/calon pasien mengalami gangguan syaraf atau tidak.

  • Proses Rehabilitasi (Terapi dengan metode “Quranic Healing Tecnique”)
  1. Mulai jam 02.30 WIB dini hari melakukan mandi taubat, sholat sunah syukral, sholat tahiyatul masjid, sholat tahajud, dan sholat witir yang kemudian dilanjutkan  Ruqyah Syariyah      b) Ketika hampir subuh, sholat sunnah qabla subuh, sholat subuh berjamaah kemudian dilanjutkan dengan Taqiyatun Naf/Pembersihan jiwa        c)  Jam 09.00 WIB mandi pagi dilanjutkan dengan sholat dhuha, jam 12.00 WIB sholat sunnah qabliyah, dan sholat dhuhur, kemudian Mandi Ruqyah setelah itu sholat
  2. Jam 15.00 WIB semua pasien sholat sunnah qabliyah ashar dan sholat ashar secara berjamaah yang dilanjutkan dengan dzikir Petang.
  3. Setelah sholat qabla magrib sekitar jam 18.00 WIB sholat magrib dan dilanjutkan dzikrullah. Setelah itu sholat ba’da magrib dilanjutkan dengan membaca Al-Quran.
  4. Terakhir, sholat qabliyah Isya kemudian sholat Isya dan ba’da Isya dilanjutkan dengan dzikrullah.

Metode pembinaan dan isi kurikulum sepenuhnya berisi ibadah seperti mandi, sholat, membaca Al-Quran dan dzikir. Namun disamping metode pendekatan religius                         tersebut, para pasien juga ikut serta dalam kegiatan Traning mental berupa berenang,olahraga,piket dan kebersihan. Semua dilakukan untuk menanamkan disiplin dan tanggungjawab pada diri pasien.

LEAVE A REPLY